KodeICD 10 Dermatitis. Nah, untuk kode ICD 10 atau kode BPJS dari penyakit kulit ini nantinya akan berbeda satu sama lain. Di setiap jenis dermatitis akan memiliki kode ICD yang berbeda kode ICD 10 nya. Berikut kode tersebut:
Kaliini kita akan membahas seputar Kode ICD 10 GEA (Gastroenteritis Akut) Untuk kode Gastroenteritis akut akibat Infeksi maka digunakan Kode A09. Kulit yang 'mengendur' saat dicubit. Tanda-tanda dehidrasi pada siapa saja, terutama bayi dan anak-anak, orang tua, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah, menjadi alasan untuk segera
icdx. Karunia Medika. Download PDF. Download Infeksi virus sistem syaraf pusat A90-A99 Demam akibat virus asal-arthropoda dan demam berdarah akibat virus B00-B09 Infeksi virus yang khas dengan lesi kulit dan membran mukosa B15-B19 Hepatitis virus B20-B24 Penyakit human immunodeficiency virus [HIV] B25-B34 Penyakit virus lainnya Penyakit
Untukkode BPJS infeksi ini sendiri yaitu B37.2, yang mana jelas berbeda dengan kode jenis infeksi lainnya seperti INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) atau penyakit lainnya. Jadi perlu untuk Anda ketahui kode tersebut. Penyebab Paronychia. Setelah mengetahui kode BPJS-nya berikut Anda juga perlu mengetahui mengenai penyebab paronychia itu sendiri kenapa menyerang.
Dibawah entri untuk " Sakit, panggul," indeks ICD - 10-CM mengarahkan Anda ke " Sakit, perut." Dan instruksi itu membuka banyak kemungkinan. Di sebelah entri untuk " Sakit, perut," ada kode R10. 9 ( Nyeri perut yang tidak ditentukan ). Jika hanya " nyeri pinggang" yang harus Anda atasi dari dokumentasi, maka R10.
VebHWX. Bab ini berisi kode untuk infeksi, radang lain seperti dermatitis, dan kondisi lain pada kulit, jaringan subkutis, dan organ-organ pelengkap kulit rambut, kuku, dan kelenjar-kelenjar sebasea dan keringat. Kulit dan organ pelengkap disebut sistem integumen. Lapisan kulit terdiri dari epidermis pelidung tipis yang memiliki zat tanduk, dermis jaringan ikat fibrosa padat berisi pembuluh darah dan syaraf, dan subkutis jaringan tebal mengandung lemak. Kecuali penyakit infeksi dan parasit tertentu A00-B99 neoplasma C00-D48 penyakit endokrin, gizi, dan metabolik E00-E90 retikulosis lipomelanotik kelainan jaringan ikat sistemik M30-M36 komplikasi kehamilan, melahirkan, dan nifas O00-O99 kondisi tertentu yang berasal dari masa perinatal P00-P96 malformasi, deformasi, dan kelainan kromosom kongenital Q00-Q99 tanda, gejala, dan penemuan klinis dan labor abnormal, NEC R00-R99 cedera, keracunan, dan konsekuensi lain penyebab luar tertentu S00-T98 Blok-blok di dalam bab ini adalah L00-L08 Infeksi kulit dan jaringan subkutis L10-L14 Kelainan bullosa L20-L30 Dermatitis dan eczema L40-L45 Kelainan papulosquamosa L50-L54 Urtikaria and eritema L55-L59 Kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L60-L75 Kelainan pelengkap kulit skin appendages L80-L99 Kelainan kulit dan jaringan subkutis lain Kategori asterisk untuk bab ini adalah sebagai berikut L14* Kelainan bullosa pada penyakit L45* Kelainan papulosquamosa pada penyakit L54* Erythema pada penyakit L62* Kelainan kuku pada penyakit L86* Keratoderma pada penyakit L99* Kelainan kulit dan jaringan subkutis lain pada penyakit [c. e. = classified elsewhere, yang diklasifikasikan di bagian lain] Infeksi kulit dan jaringan subkutis L00-L08 Infeksi sistemik dan organisme infeksi dikode pada Bab I Penyakit infeksi dan parasit tertentu. Pada Bab XII ini infeksi yang dikode adalah yang khususnya terdapat pada kulit, tapi di awal blok ini terdapat catatan yang menyatakan bahwa kode dari Bab I dapat ditambahkan untuk identifikasi organisme infeksi. Ini hendaknya selalu dilakukan kalau organismenya dikenal. Perhatikan pula bahwa daftar kecuali disini cukup panjang. Gunakan kode tambahan B95-B97, kalau perlu, untuk identifikasi agen infeksi. Kecuali infeksi lokal pada kulit yang diklasifikasikan pada Bab I erysipeloid [infeksi kulit, merah, karena menyentuh daging atau ikan] erysipelas [infeksi Streptococcus pyogenes; muka merah, panas, nyeri] A46 infeksi herpesvirus [herpes simplex] anogenital infeksi herpesvirus [herpes simplex] viral warts B07 molluskum kontagiosum mikosis B35-B49 pedikulosis, akariasis dan infestasi lain B85-B89 zoster hordeolum [infeksi kelenjar di dasar bulu mata] dermatitis infektif granuloma piogenik panniculitis [radang lemak subkutis] pada lupus relapsing [Weber-Christian] leher dan punggung NOS perlèche [retak pada kulit kering di sudut mulut] akibat kandidiasis defisiensi riboflavin NOS L00 Sindroma kulit melepuh akibat staphylococcus Pemphigus neonatorum Penyakit Ritter Kecuali toxic epidermal necrolysis [Lyell] L01 Impetigo Kecuali pemphigus neonatorum L00 impetigo herpetiformis Impetigo [any organism] [any site] Impetigo Bockhart Impetiginisasi pada dermatosis lain L02 Abses, furunkel dan karbunkel kulit Termasuk boil, furunkulosis Kecuali daerah anus dan rektum organ genital eksternal pria organ genital eksternal wanita Abses, furunkel dan karbunkel kulit muka Kecuali kelopak kelenjar lakrimalis saluran lakrimalis orbita telinga, external hidung mulut submandibula kepala [semua bagian, kecuali muka] Abses, furunkel dan karbunkel kulit leher Abses, furunkel dan karbunkel kulit badan Dinding abdomen Punggung [semua bagian, selain panggul] Dinding thoraks Groin [lipat paha dengan perut bawah, inguinal] Perineum [daerah antara urethra dan anus] Umbilikus Kecuali panggul mammae N61 omphalitis pada neonatus P38 Abses, furunkel dan karbunkel kulit bokong Regio gluteus Kecuali kista pilonida dengan abses Abses, furunkel dan karbunkel kulit anggota Axilla, panggul, bahu Abses, furunkel dan karbunkel kulit di tempat lain Kepala [semua bagian selain muka] Kulit kepala [scalp] Abses, furunkel dan karbunkel kulit, tak dijelaskan Furunkulosis NOS L03 Sellulitis Termasuk limfangitis akut Kecuali sellulitis pada – kelopak – apparatus lakrimalis – liang telinga luar – hidung – mulut – anus dan rektum – organ genital eksternal pria – organ genital eksternal wanita limfangitis kroniksubakut dermatosis neutrofilik febrilis [Sweet] selulitis eosinofilik [Wells] Sellulitis jari tangan dan kaki Infeksi kuku, onikhia, paronikhia, perionikhia Sellulitis bagian lain anggota Axilla, panggul, bahu Sellulitis muka Sellulitis badan Dinding abdomen Punggung [semua bagian, selain panggul] Dinding thoraks Groin [lipat paha, inguinal] Perineum [daerah antara urethra dan anus] Umbilikus Kecuali omphalitis neonatus P38 Sellulitis tempat lain Kepala [semua bagian selain muka] Kulit kepala [scalp] Cellulitis, tak dijelaskan L04 Limfadenitis akut Termasuk abses akut } pada kelenjar limfe apa saja, selain mesenterika limfadenitis akut } Kecuali penyakit HIVyang menyebabkan limfadenopati umum pembesaran kelenjar limfe limfadenitis – mesenterika, nonspesifik – kronik or subakut, selain mesenterika – NOS Limfadenitis akut muka, kepala dan leher Limfadenitis akut badan Limfadenitis akut anggota atas Axilla, bahu Limfadenitis akut anggota bawah Panggul Limfadenitis akut di tempat lain Limfadenitis akut, tak dijelaskan L05 Kista pilonida Termasuk fistula } koksigis atau pilonida sinus } Kista pilonida dengan abses Kista pilonida tanpa abses Kista pilonida NOS L08 Infeksi lokal lain pada kulit dan jaringan subkutis Pyoderma Dermatitis purulenta, septik, suppuratif Kecuali pioderma gangrenosum L88 Erythrasma [kondisi radang kronis bakteri di lipatan kulit] Infeksi lokal lain yang dijelaskan pada kulit dan jaringan subkutis Infeksi lokal pada kulit dan jaringan subkutis, tak dijelaskan Kelainan-kelainan bullosa L10-L14 Kecuali sindroma kulit melepuh akibat stafilokokus L00 nekrolisis epidermis toksik [Lyell] pemfigus familial jinak [Hailey-Hailey] L10 Pemfigus Kecuali pemfigus neonatorum L00 Pemfigus vulgaris Pemfigus vegetans Pemfigus foliaseus Pemfigus Brazil [fogo selvagem] Pemfigus erythematosus Senear-Usher syndrome Pemfigus akibat obat Gunakan kode tambahan Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Pemfigus lain Pemfigus, tak dijelaskan L11 Kelainan acantholytic jaringan tanduk lainnya Keratosis follikularis yang didapat Kecuali keratosis follikularis kongenital [Darier-White] Dermatosis akantolitik sementara [Grover] Kelainan akantolitik lain yang dijelaskan Kelainan akantolitik, tak dijelaskan L12 Pemfigoid Kecuali impetigo herpetiformis herpes gestationis Pemfigoid bullosa Pemfigoid sikatriks Pemfigoid jinak membran mukosa Penyakit bulla kronis kanak-kanak Dermatitis herpetiformis remaja Epidermolisis bullosa didapat Kecuali epidermolisis bullosa kongenital Pemfigoid lain Pemfigoid, tak dijelaskan L13 Kelainan bullosa lainnya Dermatitis herpetiformis Penyakit Duhring Dermatitis pustularis subkornea Penyakit Sneddon-Wilkinson Kelainan bullosa lain yang dijelaskan Kelainan bullosa, tak dijelaskan L14* Kelainan bullosa pada penyakit yang diklasifikasikan di tempat lain Dermatitis dan eczema L20-L30 Catatan Pada blok ini istilah dermatitis dan eczema digunakan dengan arti yang sama. Kecuali Penyakit granulomatosa kronik kanak-kanak D71 Dermatitis – stasis – herpetiformis – perioral – kulit kering – gangrenosa L88 – faktisia Kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L55-L59 L20 Dermatitis atopik Kecuali neurodermatitis berbatas tegas [sirkumskripta] Prurigo Besnier Dermatitis atopik lainnya Eczema flexural NEC, infantil akutkronik, intrinsik allergik Neurodermatitis atopik, diffus Dermatitis atopik, tak dijelaskan L21 Dermatitis seborrhoeika Kecuali dermatitis infektif Seborrhoea capitis Cradle cap Dermatitis seborrhoeik infantil Dermatitis seborrhoeika lainnya Dermatitis seborrhoeika, tak dijelaskan L22 Dermatitis diaper [popok] Eritema atau rash akibat diaper Rash popok psoriasiformis L23 Dermatitis kontak allergi Termasuk eksim kontak allergika Kecuali eksim telinga luar dermatitis pada – kelopak mata – diaper [napkin] L22 – kontak irritan – kontak NOS – akibat zat yang dimasukkan ke dalam badan – NOS – perioral kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L55-L59 alergi NOS Dermatitis kontak alergi akibat logam Khrom, nikel Dermatitis kontak alergi akibat zat adhesif Dermatitis kontak alergi akibat kosmetika Dermatitis kontak alergi akibat obat yang berkontak dengan kulit Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Kecuali reaksi alergi NOS akibat obat dermatitis akibat obat-obatan yang ditelan Dermatitis kontak alergi akibat zat pewarna Dermatitis kontak alergi akibat produk kimia lainnya Semen, insektisida, plastik, karet Dermatitis kontak alergi akibat kontak makanan dengan kulit Kecuali dermatitis akibat makanan yang ditelan Dermatitis kontak alergi akibat tanaman, selain makanan Dermatitis kontak alergi akibat agen lain Dermatitis kontak alergi, penyebab tak dijelaskan Eksim kontak alergi NOS L24 Dermatitis kontak irritan Termasuk eksim kontak irritan Kecuali eksim telinga luar dermatitis pada – kelopak – diaper [popok] L22 – kontak alergi – contact NOS – akibat zat yang dimasukkan ke dalam badan – NOS – perioral kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L55-L59 alergi NOS Dermatitis kontak irritan akibat detergents Dermatitis kontak irritan akibat minyak dan gemuk [greases] Dermatitis kontak irritan akibat pelarut Pelarut chlorocompound, siklohexane, ester, glikol, hydrocarbon, keton Dermatitis kontak irritan akibat kosmetika Dermatitis kontak irritan akibat obat yang berkontak dengan kulit Kecuali reaksi alergi NOS akibat obat dermatitis akibat obat yang ditelan Dermatitis kontak irritan akibat produk kimia lainnya Semen, insektisida Dermatitis kontak irritan akibat makanan yang berkontak dengan kulit Kecuali dermatitis akibat makanan yang ditelan Dermatitis kontak irritan akibat tanaman selain makanan Dermatitis kontak irritan akibat agen lain Zat pewarna Dermatitis kontak irritan, penyebab tak dijelaskan Eksim kontak irritan NOS L25 Dermatitis kontak yang tak dijelaskan Termasuk eksim kontak yang tak dijelaskan Kecuali eksim telinga luar alergi NOS dermatitis pada – kelopak – kontak alergi – kontak irritan – akibat zat yang dimasukkan ke dalam badan – NOS – perioral kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L55-L59 Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat kosmetika Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat obat yangberkontak dengan kulit Kecuali reaksi alergi NOS akibat obat dermatitis akibat obat yang ditelan Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat zat pewarna Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat produk kimia lainnya Semen, insektisida Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat makanan yang berkontak dengan kulit Kecuali dermatitis akibat makanan yang ditelan Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat tanaman selain makanan Dermatitis kontak yang tak dijelaskan akibat agen lain Dermatitis kontak yang tak dijelaskan, penyebab tak dijelaskan Dermatitis kontak pekerjaan NOS Eksim kontak pekerjaan NOS L26 Dermatitis eksfoliativa Pityriasis Hebra Kecuali penyakit Ritter L00 L27 Dermatitis akibat zat yang dimasukkan ke dalam badan Kecuali contact dermatitis L23-L25 urticaria respons fototoksik dari obat respons fotoalergi dari obat reaksi makanan yang tidak diinginkan, selain dermatitis allergy NOS efek yang tidak diinginkan NOS dari obat Erupsi umum kulit akibat obat-obatan Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Erupsi lokal kulit akibat obat-obatan Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Dermatitis akibat makanan yang dimakan Kecuali akibat kontak makanan dengan kulit Dermatitis akibat zat lain yang dimasukkan ke dalam badan Dermatitis akibat zat yang tak dijelaskan yang dimasukkan ke dalam badan L28 Lichen simplex kronis dan prurigo Lichen simplex kronik [lesi kecil-kecil pada kulit yang menebal] Neurodermatitis berbatas tegas, lichen NOS Prurigo nodularis Prurigo lain Prurigo NOS, Hebra, mitis Urtikaria papulosa L29 Pruritus Kecuali exkoriasi neurotik pruritus psikogenik Pruritus ani Pruritus scroti Pruritus vulvae Pruritus anogenitalis, tak dijelaskan Pruritus lain Pruritus, tak dijelaskan Gatal NOS L30 Dermatitis lain Kecuali dermatitis – kontak L23-L25 – kulit kering parapsoriasis plak kecil stasis dermatitis Dermatitis nummularis Dyshidrosis [pompholyx] Autosensitisasi kulit Kandidid [levurid], dermatofitid, eksimatid Dermatitis infektif Dermatitis eksimatoid infeksiosa Eritema intertrigo Pityriasis alba Dermatitis lain yang dijelaskan Dermatitis, tak dijelaskan Eksim NOS Kelainan-kelainan papuloskuamosa L40-L45 L40 Psoriasis [patch merah dilapisi sisik keputihan] Psoriasis vulgaris Psoriasis nummularis, plak psoriasis Psoriasis pustularis generalisata Impetigo herpetiformis, penyakit Von Zumbusch Acrodermatitis kontinua Pustulosis palmaris et plantaris Psoriasis guttata Psoriasis arthropatik Psoriasis lain Psoriasis flexura Psoriasis, tak dijelaskan L41 Parapsoriasis Kecuali poikiloderma vasculare atrophicans Pityriasis lichenoides et varioliformis acuta Penyakit Mucha-Habermann Pityriasis lichenoides kronik Limfomatoid papulosis Parapsoriasis plak kecil Parapsoriasis plak besar Parapsoriasis retiformis Parapsoriasis lain Parapsoriasis, tak dijelaskan L42 Pityriasis rosea [radang ringan kulit dengan lesi bersisik, idiopatik] L43 Liken planus [papul dengan plak keunguan poligonal] Kecuali liken planopilaris Liken planus hipertrofik Liken planus bullosa Reaksi obat likenoid Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Liken planus subakut aktif Liken planus tropikus Liken planus lainnya Liken planus, tak dijelaskan L44 Kelainan papulosquamosa lainnya Pityriasis rubra pilaris Liken nitidus Liken striatus Liken ruber moniliformis Akrodermatitis papularis infantil [Giannotti-Crosti] Kelainan papulosquamosa lain yang dijelaskan Kelainan papulosquamosa, tak dijelaskan L45* Kelainan papulosquamosa pada penyakit Urtikaria dan eritema L50-L54 Kecuali penyakit Lyme rosasea L50 Urtikaria Kecuali angio-edema herediter dermatitis kontak allergika urtikaria – papulosa – solaris – neonatorum – pigmentosa – giant – serum edema angioneurotik edema Quincke Urtikaria allergika Urtikaria idiopatik Urtikaria akibat dingin dan panas Urtikaria dermatografik Urtikaria getaran [vibratory] Urtikaria kolinergik Urtikaria kontak Urtikaria lain Urtikaria – kronik – periodik rekuren Urtikaria, tak dijelaskan L51 Eritema multiforme [erupsi radang dengan eritem, edema, dan bulla simetris] Eritema multiforme non-bullosa Eritema multiforme bullosa Sindroma Stevens-Johnson Nekrolisis epidermis toksik [Lyell] Eritema multiforme lainnya Eritema multiforme, tak dijelaskan L52 Erythema nodosum L53 Kondisi eritematosa lain Kecuali erythema – ab igne – akibat kontak kulit dengan agen eksternal L23-L25 – intertrigo Eritema toksik Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi agen eksternal Kecuali eritema toksik neonatus Eritema annulare centrifugum Eritema marginatum Eritema figuratum kronis lain Kondisi eritema lain yang dijelaskan Kondisi eritema, tak dijelaskan Eritema NOS Eritroderma NOS L54* Eritema pada penyakit Eritema marginatum pada demam rematik akut I00†Eritema pada penyakit lain Kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi L55-L59 L55 Sunburn Sunburn tingkat satu Sunburn tingkat dua Sunburn tingkat tiga Sunburn lainnya Sunburn, tak dijelaskan L56 Perubahan akut lain pada kulit akibat radiasi ultraviolet Respons fototoksik obat Gunakan kode penyebab eksternal Chapter XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Respons photoallergik obat Gunakan kode penyebab eksternal Chapter XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat Dermatitis fotokontak [berloque dermatitis] Urtikaria solaris Erupsi polimorfik akibat cahaya Perubahan akut kulit lain yang dijelaskan akibat radiasi ultraviolet Perubahan akut kulit akibat radiasi ultraviolet, tak dijelaskan L57 Perubahan kulit akibat terpapar radiasi non-ionisasi kronis Keratosis aktinik Keratosis NOS, senile, solar Retikuloid aktinik Nuchae rhomboidalis kulit Poikiloderma Civatte Cutis laxa senilis Elastosis senilis Granuloma aktinik Perubahan lain kulit akibat terdedah radiasi non-ionisasi kronis Kulit petani Kulit pelaut Dermatitis solaris Perubahan kulit akibat terdedah radiasi non-ionisasi kronis, tak dijelaskan L58 Radiodermatitis Radiodermatitis akut Radiodermatitis kronis Radiodermatitis, tak dijelaskan L59 Kelainan kulit dan jaringan subkutis lain akibat radiasi Eritema ab igne [dermatitis ab igne] Kelainan kulit dan jaringan subkutis lain yang dijelaskan akibat radiasi Kelainan kulit dan jaringan subkutis akibat radiasi, tak dijelaskan Kelainan-kelainan pelengkap kulit skin appendages L60-L75 Kecuali malformasi integumen kongenital L60 Kelainan kuku Kecuali onychia and paronychia clubbing of nails Ingrowing nail [ kuku tumbuh ke dalam] Onycholysis [kuku terpisah dari dasar, tapi tidak lepas] Onychogryphosis [kuku mengikuti bengkokan ujung jari] Nail dystrophy Beau’s lines Yellow nail syndrome Kelainan kuku lainnya Kelainan kuku, tak dijelaskan L62* Kelainan kuku pada penyakit Pachydermoperiostosis dengan clubbed nail’ Kelainan kuku pada penyakit lain L63 Alopesia areata Alopesia capitis totalis [rambut lepas, tanpa penyakit kulit atau sistemik] Alopesia universalis [rambut lepas dari seluruh tubuh] Ophiasis Alopesia areata lainnya Alopesia areata, tak dijelaskan L64 Alopesia androgenik Termasuk botak pada pria Alopesia androgenik akibat obat Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat. Alopesia androgenik lainnya Alopesia androgenik, tak dijelaskan L65 Rambut lepas tanpa-parut lainnya Kecuali trikhotillomania Telogen effluvium Anagen effluvium Alopesia musinosa Rambut lepas tanpa parut lain Rambut lepas tanpa parut, tak dijelaskan Alopecia NOS L66 Alopesia sikatriks [rambut hilang dengan parut] Pseudopelade Liken planopilaris Liken planus follikularis Follikulitis decalvans Perifollikulitis kapitis abscedens Follikulitis uleritematosa retikulata Alopesia sikatriks lainnya Alopesia sikatriks, tak dijelaskan L67 Kelainan warna rambut dan batang rambut Kecuali telogen effluvium monilethrix pili annulati Trichorrhexis nodosa Variasi warna rambut Ubanan premature; Canities [pigmen hilang sehingga jadi putih] Heterokhromia rambut [warna rambut berbeda-beda] Poliosis – NOS – circumscripta didapat Kelainan lain warna rambut dan batang rambut Fragilitas crinium [retak rambut di batas dahi] Kelainan warna rambut dan batang rambut, tak dijelaskan L68 Hipertrikosis Termasuk rambut berlebihan Kecuali hipertrikosis kongenital lanugo persistent Hirsutism Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat. Hipertrikosis lanuginosa didapat Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat. Hipertrikosis lokal Politrikia Hipertrikosis lain Hipertrikosis, tak dijelaskan L70 Akne [radang kelenjar sebasea, jerawat Kecuali akne keloid Akne vulgaris Akne konglobata Akne varioliformis Akne nekrotika miliaris Akne tropika Infantile akne Acnè excorièe des jeunes filles Akne lainnya Akne, tak dijelaskan L71 Rosasea Dermatitis perioral Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat. Rhinophyma Rosacea lainnya Rosacea, tak dijelaskan L72 Kista folikel kulit dan jaringan subkutis Kista epidermis Kista trikilemma Kista pilar, kista sebasea Steatokistoma multiplex Kista folikel lain pada kulit dan jaringan subkutis Kista folikel kulit dan jaringan subkutis, tak dijelaskan L73 Kelainan folikel lainnya Akne keloid Pseudofollikulitis barbae Hidradenitis suppurativa Kelainan folikel lain yang dijelaskan Sycosis barbae Kelainan folikel, tak dijelaskan L74 Kelainan keringat ekrin Kecuali hiperhidrosis Miliaria rubra Miliaria crystallina Miliaria profunda Miliaria tropikalis Miliaria, tak dijelaskan Anhidrosis Hipohidrosis Kelainan keringat eccrine lainnya Kelainan keringat ekrin, tak dijelaskan Kelainan kelenjar keringat NOS L75 Kelainan keringat apokrin Kecuali dyshidrosis [pompholyx] hidradenitis suppurativa Bromhidrosis Chromhidrosis Apocrine miliaria Penyakit Fox-Fordyce Kelainan keringat apokrin lainnya Kelainan keringat apokrin, tak dijelaskan Kelainan lain pada kulit dan jaringan subkutis L80-L99 L80 Vitiligo L81 Kelainan pigmentasi lainnya Kecuali birthmark NOS sindroma Peutz-Jeghers naevus – lihat Hiperpigmentasi pasca peradangan Chloasma [bintik-bintik coklat gelap di kulit] Freckles [spot coklat] Cafè au lait spots [coklat muda, spserti freckle] Hiperpigmentasi melanin lainnya Lentigo Leukoderma, not elsewhere classified Kelainan pengurangan pembentukan melanin lainnya Dermatosis purpurik berpigmen Angioma serpiginosum Kelainan pigmentasi lain yang dijelaskan Pigmentasi besi Pigmentasi tattoo Kelainan pigmentasi, tak dijelaskan L82 Keratosis seborrhoeika Dermatosis papulosa nigra Penyakit Leser-Trèlat L83 Akantosis nigrikans Papillomatosis yang menyatu dan membentuk jaring-jaring L84 Corns and callosities Callus [penebalan karena tekanan beban] Clavus [penebalan karena tekanan sepatu yang tidak pas] L85 Penebalan epidermis lainnya Kecuali kelainan hipertrofik kulit Ikhtiosis didapat Kecuali ikhtiosis kongenital Keratosis didapat [keratoderma] palmaris et plantaris Kecuali keratosis palmaris et plantaris yang diwarisi Keratosis punktata palmaris et plantaris Xerosis kutis Dermatitis kulit kering Penebalan epidermis lain yang dijelaskan Cutaneous horn [mata ikan’] Penebalan epidermis, tak dijelaskan L86* Keratoderma pada penyakit yang diklasifikasikan di tempat lain Keratosis follikularis, xeroderma akibat defisiensi vitamin A L87 Kelainan dengan eliminasi transepidermis Kecuali granuloma annulare perforans Keratosis follikularis et parafollikularis in cutem penetrans [Kyrle] Hiperkeratosis follikularis penetrans Kolagenosis reaktif perforans Elastosis perforans serpiginosa Kelainan dengan eliminasi transepidermis lain Kelainan dengan eliminasi transepidermis, tak dijelaskan L88 Pyoderma gangrenosum Dermatitis gangrenosa Phagedenic pyoderma L89 Ulkus dekubitus Bedsore Plaster ulcer Pressure ulcer Kecuali ulkus dekubitus trofik servix uteri N86 L90 Kelainan atrofik kulit Lichen sclerosus et atrophicus Kecuali lichen sclerosis pada organ genitalia eksterna*** – pria – wanita Anetoderma Schweninger-Buzzi Anetoderma of Jadassohn-Pellizzari Atrophoderma Pasini and Pierini Acrodermatitis chronica atrophicans Kondisi parut dan fibrosis kulit Adherent scar [parut lengket] kulit Cicatrix Kerusakan bentuk akibat parut Scar NOS Kecuali parut hipertrofik parut keloid Striae atrophicae Kelainan atrofik lain pada kulit Kelainan atrofik kulit, tak dijelaskan L91 Kelainan hipertrofik kulit Parut keloid Parut hipertrofik Keloid Kecuali keloid acne scar NOS Kelainan hipertrofik lain pada kulit Kelainan hipertrofik pada kulit, tak dijelaskan L92 Kelainan granulomatosa kulit dan jaringan bwah kulit Kecuali granuloma aktinik Granuloma annulare granuloma annulare perforans Neckrobiosis lipoidika, not elsewhere classified Kecuali disebabkan diabetes mellitus E10-E14 Granuloma fasiale [granuloma eosinofilik kulit] Granuloma benda asing pada kulit dan jaringan subkutis Kelainan granulomatosa lain padakulit dan jaringan subkutis Kelainan granulomatosa pada kulit dan jaringan subkutis, tak dijelaskan L93 Lupus eritematosus Gunakan kode penyebab eksternal Bab XX, kalau perlu, untuk identifikasi obat. Kecuali lupus – exedens – vulgaris systemic lupus erythematosus skleroderma Lupus eritematosus diskoid Lupus eritematosus NOS Lupus eritematosus kulit subakut Lupus eritematosus lokal lainnya Lupus – eritematosus profundus – panniculitis L94 Kelainan jaringan penyambung lokal lainnya Kecuali kelainan jaringan ikat sistemik M30-M36 Skleroderma lokal [morphea] – Circumscribed scleroderma [berbatas tegas] Linear scleroderma En coup de sabre lesion Kalsinosis kutis Sklerodaktyly Papula Gottron Poikiloderma vasculare atrophicans Ainhum Kelainan jaringan ikat lokal lain yang dijelaskan Kelainan jaringan ikat lokal, tak dijelaskan L95 Vaskulitis yang terbatas pada kulit, not elsewhere classified Kecuali purpura Henoch-Schönlein urtikaria angioma serpiginosum vaskulitis rematoid polyarteritis nodosa angiitis hipersensitif granulomatosis Wegener pannikulitis pada – lupus – relapsing [Weber-Christian] – neck and back – NOS serum sickness Livedoid vasculitis Atrophie blanche en plaque Erythema elevatum diutinum Vaskulitis kulit lainnya Vaskulitis kulit, tak dijelaskan L97 Ulkus anggota bawah, not elsewhere classified Kecuali infeksi spesifik yang diklasifikasikan pada A00-B99 varicose ulcer skin infections L00-L08, decubitus ulcer L89 gangrene R02 L98 Kelainan lain kulit dan jaringan subkutis, not elsewhere classified Granuloma piogenik Dermatitis faktisia Exkoriasi neurotik Dermatosis neutrofilik febrilis [Sweet] Sellulitis eosinofilik [Wells] Ulkus kronis kulit, not elsewhere classified Ulkus kulit NOS Ulkus kronis kulit NOS Ulkus tropis NOS Kecuali infeksi spesifik yang diklasifikasikan pada A00-B99 varicose ulcer infeksi kulit L00-L08 ulkus dekubitus L89 ulkus anggota bawah NEC L97 gangrene R02 Musinosis kulit Musinosis terfokus Lichen myxoedematosus Kecuali musinosis terfokus pada oral myxoedema Kelainan infiltratif lain pada kulit dan jaringan subkutis Kecuali hyalinosis cutis et mucosae Kelainan lain yang dijelaskan pada kulit dan jaringan subkutis Kelainan kulit dan jaringan subkutis, tak dijelaskan L99* Kelainan lain pada kulit dan jaringan subkutis pada penyakit lain Amyloidosis kulit Lichen amiloidosis Macular amiloid Kelainan kulit dan jaringan subkutis lain yang dijelaskan pada penyakit Alopecia sifilitika Lukoderma sifilitika
Daftar rincian kode diagnosa ICD 10 penyakit yang sering rangkuman kode diagnosa ICD 10 yang paling sering di temukan di puskesmas. Penting sebagai kode pintar ICD X diagnosis BPJS Kesehatan. Yuk Kode Diagnosa ICD 10 Untuk Coding BPJS KesehatanRangkuman kode diagnosis ini akan kami pilah-pilah berdasarkan penyebab yang melatarbelakangi penyakit. Silahkan dirincikan satu persatu untuk memudahkan ICD X Penyakit Infeksi BakteriKode Diagnosis BPJSPenyakit Infeksi BakteriA00KoleraA01Tifus dan basiler shigellosis bakteri usus lain makanan oleh amuba amuba amuba lain nyaA07Penyakit protozoa lain lambliasisA09Diare and gastroenteritis non paru BTA + tanpa dilakukan Klinis tanpa Pemeriksaan ekstra paru pada organ lain MilierA22AnthraxA27LeptospirosisA28Penyakit infeksi bakteri zoonotik lain tipe kering/ PB MH pausibasiler morbus hansen tipe basah/ MB MH multibasiler morbus hansen mikobakterial kulit dermatitis infeksiA33Tetanus neonatorumA35Tetanus lainA36DipteriA37Batuk rejan/ Whooping coughA39Infeksi meningitisA41SepsisA46ErisipelasA48Gas gangreneA66FrambusiaKode Diagnosa Penyakit Infeksi VirusKode Diagnosis BPJSPenyakit Infeksi Acute Flaccid ParalysisA82RabiesA91DHF Dengue haemorrhagic fever/ demam ChikungunyaB00Herpesviral [herpes simplex] infectionsB01Varicella chickenpox/ cacar airB02Herpes zoosterB03Smallpox cacarB05Measles / campak / gabag / morbiliB06Rubella German measlesB07Viral warts/ caplak/ verucca/ kutilBI5hepatitis A akutB16hepatitis B akutB17Hepatitis virus akut lainB18Hepatitis virus akutB26Mumps / Parotitis / GondonganB30Konjungtivitis akibat virusKode ICD X Penyakit Infestasi ParasitKode Diagnosa BPJSPenyakit Infestasi ParasitB50Malaria Falsifarum Plasmodium falciparumB51Malaria Plasmodium vivaxB52Malaria Plasmodium Plasmodium ovaleB54Malaria tidak spesifikB58ToksoplasmosisKoding Penyakit KecacinganKode ICD XPenyakit KecacinganB68Cacing Pita Tambang Hookworm diseaseB77Cacing Gelang/ AskariasisB78StrongiloidiasisB79Cacing Trichuriasis/ cacing cambukB80Cacing Enterobiasis cacing kremi Koding Penyakit PedikulosisKode ICD XPedikulosisB85Pediculosis and pthiriasisB86ScabiesKode Diagnosia ICD 10 Penyakit KeganasanKode Pintar DiagnosaPenyakit Keganasan NeoplasmaC00TUMOR GANAS BIBIRC01Tumor Ganas lidahC07Tumor Ganas Kelenjar ParotisC11Tumor ganas NasopharingC18Tumor ganas Usus besar / KolonC20Tumor ganas RektumC21Tumor ganas AnusC22Tumor Ganas Liver dan Saluran EmpeduC34Tumor Ganas pada Paru dan BronkusC40Tumor Ganas Tulang dan Tulang RawanC43Tumor Ganas melanoma pada ganas Melanoma tidak spesifikC50Tumor Ganas Pada Payudara breast ganas pada putting ganas Dada tidak spesifikC51Tumor ganas pada VulvaC53Tumor ganas pada serviks uteriC54Tumor ganas pada corpus uteriC56Tumor ganas pada OvariumC60Tumor ganas pada PenisC63Tumor ganas lain pada Kelamin LakiC69Malignant neoplasm of eye and adnexaD01Karsinoma in situ organ Karsinoma kolon Karsinoma rekti Karsinoma anus dan saluran analD10Tumor Jinak pada Mulut dan FaringD34Tumor jinak kelenar tiroidD36Tumor jinak lain pada tempat / Tumor Jinak ProstateD41Tumor jinak Saluran jinak dada FAM, FCD, dllKode Pintar Diagnosis Penyakit Endokrin, Nutrisi, dan Gangguan MetabolikKode ICD XPenyakit Endokrin, Nutrisi, dan Gangguan Defisiensi Besi FeD52Anemia Defisiensi Asam Kurang unspecified aplastik AnemiaE00Congenital iodine-deficiency Endemis Iodine-deficiency-related diffuse Endemis Multi unspecified tirotoksikosisE06Thyroiditis tiroiditisE10DM tipe I Insulin-dependent diabetes tipe I IDDM komplikasi perifer circulatory /gangreneE11DM II Non-insulin-dependent diabetes tipe II NIDDM komplikasi perifer circulatory / gangreneE40KwashiorkorE41MarasmusE42Marasmic kwashiorkorE44Malnutrisi Protein-energy ringan s/d sedang / A deficiency with conjunctival xerosis X1A A def. dg Bitot’s spot and conjunctival xerosis X1B /Vit A def. dg kekeruhan kornea X2A /Vit A defi. dg kekeruhan kornea X2A /Vit A def. dg keratomalacia X3A /Vit A deficiency dg Buta senja Xn /Vit A def. dg scars pada kornea XS Pintar Diagnosa Penyakit Jiwa dan Gangguan MentalKode DiagnosaPenyakit Jiwa, Gangguan Mental Akibat NarkobaF09gangguan mental organikF10gangguan mental akibat penggunaan alkoholF11gangguan mental akibat penggunaan opioidF12gangguan mental akibat KanabinoidF13gangguan mental akibat obat penenangF14gangguan mental akibat penggunaan kokainF15gangguan mental akibat stimulan lainF16gangguan mental akibat halusinogenF17gangguan mental akibat tembakauF18gangguan mental akibat pelarut volatileF19gangguan mental akibat narkoba , zat psikoaktif schizophreniaF22gangguan waham delusion menetapF23gangguan psikotik akut dan sementaraF30Episode manikF31Gangguan afektif / Kepribadian afektif bipolar, episode manik dengan gejala afek bipolar, episode depresif berat dengan gejala depresif depresif berulang, episode saat ini berulang, episode saat ini ansietas fobia yang tidak di tentukanF41Gangguan kecemasan Anxietas lainF42Gangguan Obsesif-kompulsifF43Reaksi terhadap stres berat, dan gangguan non organikF55Penyalahgunaan obat tidak menimbulkan ketergantunganF69Gangguan Prilaku pada DewasaF70Retardasi Mental RinganF71Retardasi Mental SedangF72Retardasi Mental gangguan artikulasi bahasa bahasa membaca mengeja berhitung belajar campuranF82Gangguan perkembangan fungsi motorik khasF83Campuran gangguan perkembangan masa masa kanak-kanakF92Campuran gangguan perilaku dan identitas pada anak dan emosional masa makan masa bayi dan kanak-kanakKode ICD X Penyakit SarafKode Diagnosis ICD XPenyakit plegik spastikG09Gejala sisa penyakit susunan syaraf pusatG20Parkinson’s parsial kejang sederhana Grand Head Ache THAG45TIA Transient cerebral ischaemic attacks dan gejala lain yang berkaitanG46* memulai dan mempertahankan tidur [insomnia]G51GANGGUAN SYARAF Clonic hemifacial spasmG54GANGGUAN UJUNG SYARAF DAN Plexus Plexus Lumbo sacralis ischialgia Barr‚ unspecifiedG81Hemiplegia lumpuh separoh badanG82Paraplegia and tetraplegiaG91Hydrocephalus hidrosefalusG98Kelainan Susunan Syaraf lainnyaKode Diagnosa ICD XPenyakit Infeksi Menular SeksualA50Syphilis Congenital bawaanA51Syphilis diniA52Syphilis fase purulenta kornea baik Gonococcal infection yang tidak spesifikA55Klamidia lymphogranuloma venereum/ saluran kencing dan Anogenital venereal wartsA64IMS lain yang tidak spesifikDiagnosis Coding Penyakit MataKoding DiagnosaPenyakit Mata dan awal aktif dan radang kelopak mata pada kelopak radang kelenjar air mata Kelenjar Air kornea konjungtivitis purulenta kornea rusakH17Luka dan kekeruhan herpes vivar dan keratoconjunctivitis insipien ancaman / immatur katarak Matur inti katarakPenyakit Telinga, Hidung, dan TenggorokanUntuk kode diagnosis penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan bisa di lihat pada tautan ini. Kode ICD 10 KardiovaskluerKodePenyakit Rematik Rheumatic myocarditisI10Hipertensi dengan penyakit jantung kongestifI20Angina pectorisI21Acute myocardial infarction AMII24Penyakit iskemik jantung lainyaI46henti jantungI48Atrial fibrillation and flutterI50Gagal Jantung Heart failure Cardia Payah Jantung Intracerebral haemorrhage, sisa StrokeI84HaemorrhoidsI95HypotensionPenyakit Saluran PernafasanKode ICD XPenyakit Saluran PernafasanJ00Nasofaringitis Akut [common cold]J01Acute sinusitisJ02Acute pharyngitisJ03Acute tracheitisJ11Influenza, virus not identifiedJ12Viral pneumonia, not elsewhere akut tidak specifikJ22Infeksi Saluran Pernafasan Bawah Akut LainyaJ30Rhinitis Alergi / dan adenoid penyakit tidak spesifikJ39Penyakit Saluran Pernapasan Bawah Retropharyngeal dan parapharyngealJ44penyakit paru obstruktif kronikJ45AsthmaJ46Status asthmaticusJ47BronchiectasisJ81Pulmonary Jaringan Paru tidak spesifikPenyakit Gigi dan MulutKode ICD 10Penyakit Gigi dan MulutK00Gangguan Pertumbuhan dan erupsi teethK01Embedded and impacted teethK02Karies gigiK02Dental limited to of of attrition of of of of warna Posteruptive jaringan keras lain penyakit jaringan keras gigiK04Penyakit pulpa dan pembentukan jaringan keras di periodontitis akut dari asal periodontitis abses dengan abses tanpa disease, dan alveolar ridge edentulous lesi terkait edentulous gingiva dan alveolar ridge, tidak ditentukanK07Dentofacial anomali [termasuk malocclusion] sendi dari edentulous alveolar ridgeK09Kista daerah oral, tidak diklasifikasikan di tempat perkembangan pada daerah mulut tidak spesifikK10Penyakit rahang dari rahangK11Penyakit kelenjar and related lesions sariawan oral dan abses mulutK13Penyakit lain bibir dan mukosa and lip dan ggg lain epitel dan Granuloma-seperti lesi mukosa oralK14Penyakit lidahKode Diagnosa ICD 10 Untuk Penyakit Saluran PencernaanKode ICD XPenyakit Saluran PencernaanK25Gastric ulcer TUKAK LAMBUNG unspecifiedK30DyspepsiaK35Appendicitis AcuteK36Appendicitis lain Peri apendicular infiltratK40Hernia InguinalK41Hernia FemoralK42Hernia Umbilical hernia pusar KulitKodePenyakit KulitL01ImpetigoL02Abses Kulit Cutaneous abscess, furunkel and karbunkel AtopicL21Dermatitis kontak alergika, unspecified NummularL40PsoriasisL50UrtikariaL60Kelainan pada kuku Nail disorders / Ingrowing nailL70Acne / JerawatL72Kista folikel Folikel kulit dan jaringan subcutaneous Atheroma,dll biang keringat bekas lukaPenyakit Jamur Pada KulitKode DiagnosisPenyakit Jamur KulitB35Dermatophytosis JAMUR Kulit barbae and tinea capitis Kadas pedis Jamur Kaki/ Rangen corporis jamur Badan cruris jamur di selangkangan unspecifiedB36Jamur kulit / Pityriasis pada vulva dan vagina kelamin lainnya / IMSPenyakit MuskuloskeletalKode DiagnosaPenyakit Atritis / Gout, pada and neuritis, unspecifiedM86OsteomyelitisPenyakit UrogenitalKode Diagnosis ICD 10Penyakit nephritic syndrome, nephritic syndrome, syndrome, unspecifiedN17Gagal ginjal akutN18Gagal ginjal kronikN23colic ginjal tidak spesifikN30Cystitis / infeksi saluran non spesifikN40Hiperplasia prostatN45Orchitis dan epididymitisN60FAM / FCD / Benign mammary dysplasiaN61MastitisN70Salpingitis and Subakut dan Subakut dan saluran kelamin perempuan, tidak ditentukanKode Diagnosa ICD 10 Untuk Penyakit KebidananKode Diagnosa ICD 10Penyakit tidak teratur / pada wanita, unspecifiedO00KET / Ectopic abortionO03Abortus SpontanO04Abortus indikasi medisO05Abortus yang lain criminal abortus Eclamsia ringan Moderate Eclamsia , hamil muda gravidarum dg ggg metabolikO25Kekurangan gizi di kembarO42Premature rupture of membranes ketuban pecah dini O44Placenta Antepartum , tidak diklasifikasikan di tempat lainO48hamil lebih bulan serotinus satu persalinan terlalu dua persalinan terlalu lamapersalinan lama perineum derajat I selama perineum derajat II selama perineum derajat III selama perineum derajat IV selama persalinanO72HPP / Postpartum haemorrhageO73Retensio PlasentaKeadaan yg berasal dari periode untuk usia lahir sangat rendahP21asphyxia distress pernafasan bayi baru kuning neonatal berhub dg prematurQ03HidrocephalusQ36Bibir sumbingQ37Sumbing langit-langit dengan bibir syndrome, unspecifiedKelompok Kode Gejala dan Tanda PenyakitKodeGejala dan Tanda PenyakitR00Kelainan detak jantungR01Bising / / batuk darahR11Nausea and vomiting/mual muntahR13Dysphagia / nyeri urinR50Febris tanpa sebab yg jelasR51cephalgia /Headache/sakit kepalaR54Lansia60th dstR56Kejang / Convulsions tidak ada klasifikasi Demam / Febrile convulsionsR57Hypovolemic shockR63AnoreksiaR64CachexiaKode Diagnosa ICD 10 Untuk Keadaan atau Kondisi Akibat TraumaKode DiagnosaKeadaan Akibat kepala terbuka kepalaS03Dislocasi, sprain , strain dari bola mata dan jaringan menembus orbit dg / tanpa benda injury COMUTIO , CONTUSIOS10Cedera leher dangkalS20Cedera dada dangkalS22Fraktur iga, tl dada dan tl belakang dadaS23Dislokasi, sprain atau strain thoraxS30cedera dangkal perut, punggung bawah, pelvisS32Fraktur lumbalis tulang belakang dan panggulS33Dislokasi, sprain , strain vertebra, pelvisS40Cedera dangkal bahu dan lengan atasS43Dislokasi,sprain, strain ligamen dari bahuS50Cedera dangkal lengan bawahS53Dislokasi, sprain dan strain sikuS62fraktur pergelangan tangan atau tanganS63Dislokasi, sprain dan strain pgelangan, tanganS70Cedera dangkal pinggul dan pahaS80Cedera dangkal tungkai bawahS93Dislokasi, sprain dan strain pergelangan , kakiT15Corpus alienum mata externalT16Corpus alienum telingaT17Corpus alienum sal nafasT18Corpus alienum sal cernaT31Luka bakarT33Frostbite dangkalT34Frostbite dengan jaringan nekrosisT36Keracunan oleh antibiotik sistemikT42Keracunan oleh antiepileptic, sedatif hipnotik, antiparkinsonT47Keracunan agen yg mempengaruhi pencernaanT58Efek beracun karbon monoksidaT60Organophosphate dan insektisida carbamateT63Keracunan akibat binatang ularT67heatstroke dan sengatan matahariNah, itu tadi daftar rincian dan rangkuman kode diagnosa icd 10 penyakit yang paling sering di temukan. Mudah-mudahan bermanfaat. Sumber 2020 Kode ICD 10 2020 Kode diagnosis 155 penyakit di
kode icd 10 infeksi kulit